expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

NYAK INA KITCHEN

NYAK INA KITCHEN
Tampilkan postingan dengan label Bahan Baku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahan Baku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 April 2014

GELATIN

widget

GELATIN DAN CARA MELARUTKANNYA

(Karena banyak yang meragukan kehalalan gelatin,ini ina copas note dari Mbak Ricke dari salah satu grup baking yang ina ikuti. Sebagai seorang muslim harus concern tentang masalah halam dan haram terutama dalam hal makanan,karena yang ina jual adalah makanan. Yuk kita baca dengan teliti. Haram bukan hanya babi saja tapi juga alcohol dan turunannya,in syaa Allah bahan-bahan yang ina gunakan halal dan sudah bersertifikat halal dari dalam maupun luar negeri)


Definisi gelatin
Gelatin adalah suatu jenis protein yang diekstraksi dari jaringan kolagen kulit, tulang atau ligamen (jaringan ikat) hewan. Penggunaan gelatin dalam industri pangan terutama ditujukan untuk mengatasi permasalahan yang timbul khususnya dalam penganekaragaman produk.
Pada prinsipnya gelatin dapat dibuat dari bahan yang kaya akan kolagen seperti kulit dan tulang baik dari babi maupun sapi atau hewan lainnya. Akan tetapi, apabila dibuat dari kulit dan tulang sapi atau hewan besar lainnya, prosesnya lebih lama dan memerlukan air pencuci/penetral yang lebih banyak, sehingga perlu investasi besar yang menyebabkan harga gelatinnya menjadi lebih mahal.

Kegunaan gelatin dalam produk olahan pangan
Gelatin sangat penting dalam rangka diversifikasi bahan makanan, karena nilai gizinya yang tinggi yaitu terutama akan tingginya kadar protein khususnya asam amino dan rendahnya kadar lemak. Gelatin kering mengandung kira-kira 84 – 86 % protein, 8 – 12 % air dan 2 – 4 % mineral. Dari 10 asam amino essensial yang dibutuhkan tubuh, gelatin mengandung 9 asam amino essensial, satu asam amino essensial yang hampir tidak terkandung dalam gelatin yaitu triptofan.
Pada jenis produk pangan secara umum gelatin berfungsi sebagai zat pengental, penggumpal, membuat produk menjadi elastis, pengemulsi, penstabil, pembentuk busa, pengikat air, pelapis tipis, pemerkalam pembuatan kue gelatin sering digunakan dalam campuran untuk pembuatan cheese cake, ice cream cake, mousse, stabilized whipped cream/fresh cream, pudding, glaze topping, dsb. Fungsi utamanya adalah untuk memperkokoh tekstur/penstabil ataupun membuat efek kenyal pada beberapa produk.
Salah satu keunggulan gelatin yang paling terkenal adalah bisa memiliki sifat melting in the mouth. Ini sifat yang paling disukai oleh hampir semua pengusaha industri pangan.

Gelatin halal
Untuk konsumen muslim, sudah tentu harus menggunakan gelatin yang halal. Gelatin halal umumnya terbuat dari jaringan kulit dan tulang sapi, sekarang juga sudah dikembangkan gelatin dari jaringan kulit dan tulang ikan.
Hampir sebagian besar produk gelatin di Indonesia adalah produk import, sedangkan yang lokal hanya sedikit saja. Tapi, menurut informasi yang berasal dari Badan POM, gelatin yang masuk ke Indonesia berasal dari organ sapi.
Gelatin yang umum kita jumpai ada 2 macam, yaitu gelatin bubuk dan gelatin lembaran. Selama ini saya hanya memakai gelatin bubuk dan belum pernah memakai gelatin lembaran. Mohon maaf jika informasi yang saya berikan kali ini hanya untuk gelatin bubuk saja.


Merk dagang gelatin bubuk yang pernah saya tau di antaranya GELITA, KALIMA, HALAL GELATINE, R&B.
GELITA yang saya tau adalah produk Australia dan sudah memiliki Halal Certificate Australia dan juga Kosher. KALIMA adalah produk lokal Indonesia dan sudah mempunyai label Halal MUI. HALAL GELATINE adalah produk Malaysia dan sudah mempunyai sertifikat halal dari 3 negara yaitu dari Malaysia Halal Certificate, Setifikat Halal MUI dan Thailand Halal Certificate. R&B saya belum tau sudah ada sertifikat halal atau belum tapi pernah lihat katalognya kalau tidak salah gelatinnya terbuat dari kulit/tulang ikan.
Bila membeli di toko bahan kue, gelatin akan sudah dikemas kembali (repack) oleh tokonya dalam ukuran yang lebih kecil semisal 50 gram atau 100 gram, karena kemasan gelatina biasanya dalam ukuran besar (karung), gak mungkin kan bakul kue rumahan beli gelatin sekarung, hihihiiiii....
Nah, logo halal gelatin tentu tercantum pada kemasan aslinya yaitu pada kemasa karungnya. Sedangkan jika sudah direpack tidak akan ada lagi keterangan halal/tidaknya. Tak ada salahnya menanyakan ke pihak toko gelatin tersebut merk apa dan bila memang masih ragu bisa menanyakan copy sertifikat halal yang biasanya diberikan oleh distributor kepada pihak toko.

Cara melarutkan gelatin bubuk
Ada beberapa teman yang pernah bertanya kenapa gelatinnya tidak bisa larut dengan baik atau masih berbutir padahal sudah dipanaskan.
Berikut adalah cara melarutkan gelatin yang saya gunakan dan menurut saya hasilnya maksimal. Mohon maaf jika ada kekurangan silahkan ditambahkan :)
Oya, ini berlaku untuk gelatin bubuk ya, karena saya belum pernah menggunakan gelatin lembaran.

Saya melarutkan gelatin dengan menggunakan perbandingan 1:4 antara gelatin dan air es.
Jadi semisal 1 sdt gelatin dicampur dengan air es sebanyak 4 sdt, jika 2 sdt gelatin dicampur dengan 8 sdt air es.
*catatan: takaran sendoknya dalam keadaan peres/rata ya, bukan munjung

Caranya:
Campur gelatin bubuk dengan air es dalam wadah kecil. Aduk rata dan diamkan selama kurang lebih 5 menit hingga seluruh air terserap oleh gelatin (gelatin akan mengembang). Kemudian panaskan gelatin dengan cara ditim atau au bain marie di atas air panas sambil diaduk-aduk hingga gelatin larut dan menghasilkan larutan bening agak kental, sudah tidak ada butiran kasarnya lagi. Siap dicampur ke adonan.

Atau jika gelatin akan langsung dilarutkan pada cairan panas, semisal susu yang dipanaskan, caranya sama yaitu campur gelatin dan air es dengan perbandingan 1:4 kemudian diamkan selama 5 menit hingga seluruh air terserap. Panaskan susu atau cairan lainnya yg akan digunakan, masukkan gelatin tadi ke dalam susu panas dan aduk-aduk hingga gelatin larut dalam susu. Siap dicampurkan dengan bahan lainnya sesuai resep.

Apakah gelatin bisa disubtitusi dengan agar-agar?
Berbeda dengan gelatin, agar-agar berasal dari tumbuhan, yaitu rumput laut (seaweed) Pada kasus tertentu, terutama dalam pembuatan kue gelatin bisa saja digantikan dengan agar-agar, seperti misalnya untuk topping glaze. Tapi tentu saja karateristik yang dihasilkan akan berbeda, karena tekstur setelah terjadi gelatinisasi saat dipanaskan antara gelatin dan agar-agar berbeda. Kekuatan mengikatnya pun berbeda. Dan agar-agar setelah tergelatinisasi dan memadat kembali tidak mempunyai sifat melt in the mouth seperti gelatin. Jadi ketika kita menggunakan agar-agar pada pembuatan cheese cake, mousse, whipped cream, dsb maka hasilnya akan berbeda dengan jika kita menggunakan gelatin. Akan tetapi bukan berarti mutlak tidak bisa, kalau mau ya bisa-bisa aja, banyak para vegetarian yang memakai agar-agar sebagai pengganti gelatin walaupun hasilnya tidak akan 'sesempurna' gelatin, it's your choice :)

Semoga bermanfaat!

Salam hangat,

Ricke 'Bunda Nadhifa' Indriani :)

Sumber:
Pengalaman dan catatan pribadi

Selasa, 18 Maret 2014

KEJU KRAFT BAKERY

widget






Another keju pengganti.. Huffttt,ada apa dengan Kraft saat ini? Berkali-kali beli keju cheddar kemasan 180 gr hampir selalu berjamur. Dulu pas bulan Oktober 2013 udah diganti,ehhh pas mau dipake dua dari tiga keju penggantinya berjamur juga. Dan setelah menunggu 4 bulan, si mas nya datang lagi bawa pengganti enam biji, karena pengalaman gak bagus sebelumnya akhirnya keenam buah keju pengganti dibuka di depan si mas nya dan guess what.. Berjamur juga n_n,padahal ED nya bulan September 2014 >_<. Nunggu diganti sampai berbulan2, trus kejadian kayak gini lagi. Sebagai konsumen udah pasti dirugikan lah ya, rugi waktu, rugi uang dan jadi paranoid klo mau beli keju lagi. Sampel yang dibawa bulan oktober kemarin juga belum keluar hasilnya.. Hmmm,lebih lama dari tes DNA korban mutilasi ya si keju inih. Karena udah kehabisan akal,akhirnya sama si mas diganti dengan Keju Cheddar yang Bakery ini. Pertama kali nyoba yang model beginian,semoga gak ada lagi jamur di antara kita ya,hehehe dan semoga bisa dibikin ke banyak kue ya. Kejunya lembuttt bgt jadi harus terus2an disimpan di kulkas biar mudah diparut ya



Senin, 28 Oktober 2013

KEJU CHEDDAR KRAFT

widget



Ntah lagi sial atau proses distribusi yang gak bagus,jadi lagi2 bahan kuenya terkontaminasi.. Dulu mentega sekarang keju,huhuhu.. Simpan kejunya,bungkus plastik,masukin kulkas..telpon customer carenya,komplain..trus diganti dehhh,hihihi.. Waktu orchid diganti 2x lipat,yg ini 1,5x lipat,.. Lumayannn ..Makasi Kraft ^_^


Rabu, 23 Oktober 2013

ORCHID BUTTER

widget



Bukan hadiah apalagi jualan .. Ini adalah butter pengganti dari Indolakto (Indomilk).. Sebagai konsumen kita harus kritis (alias tukang protes) dan alhamdulillah baru sekali menghubungi layanan konsumen lgsg ditanggapi dan diganti 2x lipat dari butter yg rusak.. Alhamdulillah..Peluk2 Indolakto,hehehe



Selasa, 22 Oktober 2013

AYAM HERBAL

widget




Taraaaa…Ini dia penampakan ayam herbalnya :p.. Tetap ayam kan,bukan kambing atau sapi J.. Belinya juga harus per ekor. Dulu waktu awal2 pesan ayam herbal,berat ayamnya (utuh dgn bulu2nya) itu rata2 sekilo tapi sekarang udah ada yang beratnya 1,8 kg.. Yang ini yg ukuran 1,8 kg..

Ayam herbal adalah pengembangan dari hasil penelitian mahasiswa Magister Farmasi USU. Pada penelitian tersebut digunakan ekstrak multi herbal yang diformulasikan secara sinergis, baik takaran/dosis maupun herbal yang digunakan, untuk menghasilkan produktivitas dan kualitas broiler yang effektif dan menyeluruh, yang hasilnya In sya Allah dapat menggantikan peran antibiotik, vitamin, vaksin dan obat-obatan kimia lainnya yang selama ini digunakan oleh peternak. Dannn tempat jual ayam potongnya ini dkt rumah & bisa minta tlg diantar,ehehehe....Yang mo pesan ayam potong herbal bisa menghubungi HP. 081265927210 (Khairuddin, S.Si,M.Pd) atau dgn owner AL Khairi Bapak Wagimin di 081264506513 atau bisa dtg lgsg ke Jl. Eka Rasmi 48A Medan Johor